Tuesday, December 3, 2019
Korban First Travel Siang Ini Mau Temui Jaksa Agung, Minta Perlindungan Hukum Soal Perampasan Aset
NewsQQ, JAKARTA - Korban jamaah First Travel yang akan diwakili oleh penasihat hukum akan mendatangi kantor kejaksaan agung RI, Jl sultan hasanuddin dalam, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Selasa (3/12/2019) siang.
Kedatangan mereka ditujukkan untuk meminta perlindungan hukum kepada Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait kasus perampasan aset First Travel kepada negara.
Adapun pertemuan akan dilakukan pada pukul 13.00 siang ini.
"Iya benar jam 1 ke kantor Kejaksaan Agung RI," kata kuasa hukum korban first travel, Pitra Romadoni Nasution saat dihubungi Tribunnews.com, Selasa (3/12/2019).
Namun, ia tidak membeberkan lebih lanjut ihwal siapa perwakilan dari Kejaksaan Agung RI yang akan menemui mereka.
dewa poker online situs judi online | domino online | judi online terpercaya | poker terpercaya | domino qiu qiu | judi poker |
Begitu juga pembahasan apa yang nantinya akan dibicarakan bersama pihak Kejaksaan Agung RI.
Sebelumnya, sidang putusan gugatan perdata korban calon jamaah First Travel juga telah berlangsung kemarin, Senin (2/12/2019) di Ruang Sidang Utama Pengadilan Negeri Depok.
Hasilnya, Majelis Hakim yang dipimpin oleh Ramon Wahyudi menyatakan menolak gugatan perdata yang diajukan korban First Travel, dengan total kerugian hingga kurang lebihnya Rp 49 miliar tersebut.
"Menimbang berdasar musyawarah Majelis Hakim, mengadili dalam pokok perkara kesatu menyatakan gugatan para penggugat tidak dapat diterima kedua menghukum para penggugat dengan biaya perkara," kata Ramon Wahyudi didampingi Hakim Anggota di persidangan, Senin (2/12/2019).
Ramon menjelaskan, alasan pihaknya menolak gugatan para calon jamaah lantaran nominal gugatan tidak sesuai dengan pembuktian.
"Menimbang bahwa para penggugat mendalilkan dalam gugatan mengalami kerugian total Rp 49 miliar tapi ternyata setelah dijumlahkan seluruhnya ternyata bukti-bukti yang diajukan penggugat hanya sebesar Rp 1 miliar," ujar Ramon.
Terakhir, Ramon menjelaskan total kerugian Rp 49 miliar yang ada didalam gugatan tersebut mewakili 56 calon jamaah korban First Travel.
Sebagai informasi, Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin pernah mengatakan akan mencoba berbagai upaya untuk mengembalikan barang bukti First Travel seluruhnya ke korban penipuan.
poker online terpercaya | judi poker online | poker uang asli | dewa poker asia | poker online games | situs poker |
Ia juga menganggap l seluruh aset First Travel semestinya tidak menjadi rampasan Negara.
“Untuk diketahui, kami perpendapat bahwa ini seharusnya dikembalikan pada korban bukan disita untuk Negara,” ucap Burhanuddin.
Namun dalam putusan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah melarang jaksa mengajukan PK untuk semua kasus.
Putusan tersebut diakui Burhanuddin cukup kesulitan dalam mengeksekusi putusan dari MA.
“Yang menjadi masalah eksekusinya menjadi kesulitan,” ujar Burhanuddin.
Meski terhambat putusan MK, Jaksa tetap berjanji akan ajukan PK dalam rangka memperjuangkan pengembalian uang korban penipuan First Travel.
Menurut Burhanuddin upaya ini wajib dilakukan karena menyangkut kepentingan umum.
“Ini untuk kepentingan umum harus dicoba , apa mau kita biarkan aja?” ungkap Burhanuddin.
Jaksa Agung juga menuturkan untuk putusan yang bersifat yuridis, maka pendekatannya juga harus yuridis.
Ia juga memastikan terkait barang bukti berupa aset milik jamaah First Travel tidak akan berkurang.
“Ya pasti barang bukti itu tidak akan berkurang,” imbuhnya.
Kronologi 2 Anggota TNI Terkena Ledakan Granat Asap di Monas
NewsQQ, JAKARTA - Dua anggota TNI mengalami luka berat lantaran terkena ledakan granat asap di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) pagi.
Dua orang itu ialah Serka Fajar dan Praka Gunawan.
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, peristiwa itu terjadi pada pukul 07.20 WIB di area halaman taman Monas di seberang gedung Kementerian Dalam Negeri.
poker terpercaya | poker online terpercaya | judi poker online | poker uang asli | dewa poker asia | poker online games | situs poker |
Ia mengatakan, awalnya dua anggota Garnisun ini tengah melaksanakan apel pagi dan berolahraga di kawasan Monas.
Kemudian, mereka berkeliling lari pagi di dalam area Taman Monas.
Karena ledakan tersebut, dua anggota TNI itu mengalami luka-luka di bagian tangan kanan dan kiri.
“Kemudian yang satu lagi di bagian paha,” kata Gatot.
Meski demikian, ia belum memastikan asal ledakan granat tersebut dari mana.
Sempat diketahui dua orang tersebut masih dalam keadaan sadar. Bahkan, Praka Gunawan sempat memegang granat asap tersebut.
Gatot mengatakan, saat ini pihak kepolisian masih mencari tahu asal granat tersebut.
“Police line sudah kita buka (lokasi kejadian) langsung kita buka setelah olah TKP tadi. Sekarang sudah mulai landai. Memang kita masih dalami apa yang jadi penyebabnya. Sementara kita masih menunggu keterangan korban,” katanya.
Kata Pangdam
Pangdam Jaya Mayjen TNI Eko Margiyono mengatakan, ledakan granat asap terjadi saat sejumlah anggota TNI dari Garnisun tengah berolahraga di kawasan Monas.
"Ditemukan granat asap," kata Eko dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa, seperti dikutip Kompas TV.
Granat tersebut kemudian meledak ketika dipegang Serma Fajar Arisworo.
Fajar mengalami luka parah di tangan kiri. Ledakan juga melukai Praka Gunawan Yusuf.
"Kita masih dalami mengapa ada granat asap di sana. Kita masih butuh keterangan yang bersangkutan," kata Eko.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan asal granat.
Pihaknya menunggu keterangan dari kedua korban bagaimana kronologi kejadian.
"Korban masih dirawat. Nanti kita minta keterangan. Kita akan kembangkan," kata Gatot.
Lokasi ledakan berada di dalam Kompleks Monas, tepatnya di seberang Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara.
Saat itu, Jalan Medan Merdeka Utara tengah ramai kendaraan yang melintas.
Saksi mata
Seorang saksi yang berada di lokasi ledakan buka fakta.
Ledakan ini terjadi pada saat banyak masyarakat yang berolahraga atau aktivitas lain di area ini.
Salah satunya adalah petugas kebersihan yang menyaksikan ledakan ini.
Mariyati, petugas kebersihan, mengaku mendengar ledakan yang berasal dari dalam Kompleks Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019) sekitar pukul 07.00 WIB.
hawaiqq | dewa poker | poker online | judi online | poker dewa | domino qiu qiu
Mariyati saat itu tengah menyapu jalanan di sekitar Gedung Mahkamah Agung.
Sementara ledakan terjadi di dalam Kompleks Monas, tepatnya di seberang Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jalan Medan Merdeka Utara.
"Sekali ledakan kenceng banget," kata Mariyati, seperti dikutip Kompas TV.
Ia mengatakan, saat itu Jalan Medan Merdeka Utara masih ramai kendaraan yang lewat.
Ledakan di Monas karena Granat Asap, Ini Penjelasan Efek Ledakan dari Granat Asap
NewsQQ - Kepala Penerangan Kodam Jaya, Kolonel Zulhadrie membenarkan, granat asap adalah penyebab ledakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Selasa (3/12/2019) pagi.
Ia menjelaskan, ledakan dari granat asap hanya untuk memicu keluarnya asap dan tidak menghancurkan atau melumpuhkan.
Menurutnya, yang dapat memicu ledakan dari granat asap bisa berupa tekanan atau panas dan mengakibatkan granat meledak sendiri.
dewa poker online situs judi online | domino online | judi online terpercaya | poker terpercaya | domino qiu qiu | judi poker |
"Untuk memicu keluarnya asap harus ada ledakan. Sifatnya tidak mematikan atau melumpuhkan hanya mengeluarkan asap," ujarnya dilansir melalui siaran langsung YouTube Kompas TV, Selasa (3/12/2019).
Ketika ditanya apakah ada pelatihan menggunakan granat akhir-akhir ini, dia menjawab tidak ada.
Menurutnya sampai saat ini belum diketahui bagaimana keterangan anggota TNI yang menjadi korban ledakan mendapatkan granat asap tersebut.
Hingga saat ini korban juga belum dapat diminta konfirmasi.
Ia menjelaskan, penggunaan granat asap untuk mengelabuhi musuh ketika perang.
"Granat asap digunakan waktu latihan untuk mengelabui musuh sehingga tidak melihat posisi seseorang," ungkapnya.
Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono memberikan keterangan pers terkait ledakan di Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019).
qiu qiu online | daftar poker | situs judi online terpercaya | judi poker online terpercaya | domino qiu qiu online | uang online | judi online |
Irjen Gatot Eddy Pramono mengatakan hasil sementara dari temuan tim penyelidik ada 2 korban dari TNI yang sekarang di rawat di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.
"Ada korban dua anggota TNI yang sekarang dirawat di RSPAD, yang mengalami luka-luka pada tangan kanan dan kiri yang satu. Yang satu lagi di bagian pahanya," ujarnya dilansir melalui siaran langsung YouTube Kompas TV, Selasa (3/12/2019).
Ia menambahkan, penyebab ledakan diduga dari granat asap yang meledak.
Hingga saat ini, aparat masih didalami bagaimana anggota TNI bisa mendapatkan granat asap.
"Hasil kedua diduga granat asap yang meledak. Mungkin anggota kita barangnya darimana nanti kita dalami."
"Karena anggota kami masih dalam pengobatan, kemudian masih mengumpulkan informasi barangnya darimana nanti akan kami sampaikan," ujarnya.
Kapolda Metro Jaya juga menambahkan, area Monas akan dibuka normal kembali dan meminta kejadian ini untuk tidak dibesar-besarkan.
Diketahui, sebuah ledakan telah terjadi di area Monas, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2019).
Ledakan tersebut diketahui terjadi pada pukul 07.05 WIB.
Dikutip dari Breaking News Kompas TV, akibat ledakan tersebut, diketahui terdapat korban yang terluka.
Terkait korban luka tersebut, saat ini korban luka sudah dibawa menuju Rumah Sakit Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Mengenai kejadian tersebut, Karopenmas Polri Brigjen Argo Yuwono membenarkan telah terjadi ledakan di dalam area Monas
"Memang benar ada ledakan, kami masih meyelidikinnya ledakan tersebut berasal dari mana," ucap Karopenmas Porli Brigjen Argo Yuwono.
Hingga sampai saat ini, tim kepolisian masih kami juga sudah mensterilkan area dari lalu lalang masyarakat.
Kepolisian juga sedang menyelidiki ledakan tersebut berasal dari apa.
Jokowi Minta Polisi Usut Tuntas Ledakan Granat Asap di Monas
NewsQQ, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat Kepolisian segera melakukan investigasi dan menindak tegas pelaku yang diduga membawa granat di kawasan Monumen Nasional (Monas).
Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman saat mendatangi kawasan Monas, Jakarta, Selasa (3/12/2019).
"Pak Jokowi tegas, segala tindak kekerasan apapun motifnya harus ditindak secara tegas-seteganya. Kita serahkan kepada pihak kepolisian, untuk menginvestigasi, kita tunggu," ujar Fadjroel.
Fadjroel Rachman menyebut, peristiwa ledakan sudah diketahui Presiden sejak pagi tadi berdasarkan informasi dari media massa dan tidak ada rasa kekhawatiran.
"Enggak (takut), waktu bom Thamrin aja didatangi," paparnya.
Diberitakan sebelumnya, Jajaran Polda Metro Jaya masih melakukan olah tempat kejadian perkara ledakan di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019).
hawaiqq | dewa poker | poker online | judi online | poker dewa | domino qiu qiu
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Gatot Eddy Pramono, mengatakan ledakan berasal dari granat asap.
"Ini hanya granat asap dan kami akan menyelidiki secara mendalam. Ini diduga granat asap yang meledak," kata dia, saat sesi jumpa pers di kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Setelah temuan granat asap itu, pihaknya masih melakukan penyelidikan.
Dia menjelaskan, pihaknya sudah melakukan penyisiran di sekitar lokasi ledakan.
"Itu, kami akan meminta keterangan saksi di TKP dan saksi korban. Kami akan mengumpulkan informasi dari keterangan saksi, saksi dari orang-orang TKP dan korban itu sendiri. Jadi mungkin sore atau besok kami baru tanyakan ke korban bagaimana dapat granat asap itu," tambahnya.
Dua orang anggota Garnisun, Satker Pemakaman, Serka Fajar dan Kopka Gunawan menjadi korban ledakan granat asap.
Mereka menemukan granat dibungkus plastik berwarna hitam pada saat sedang berolahraga di kawasan Monas, Jakarta Pusat, pada Selasa (3/12/2019).
poker uang asli | dewa poker asia | poker online games | situs poker |
"Kedua korban sedang melaksanakan olahraga," kata Panglima Daerah Militer Jayakarta, Mayor Jenderal Eko Margiyono, ditemui di kawasan Monas, pada Selasa (3/12/2019).
Dia menjelaskan setiap hari selasa prajurit markas besar (mabes) Angkatan Darat berolahraga di kawasan Monas.
"Setiap Selasa, jadwalnya kegiatan olahraga. Kebetulan tadi Mabes AD sedang berolahraga sepeda di sini sehingga banyak anggota TNI yang sedang melakukan aktivitas olahraga," tambahnya.
Monday, December 2, 2019
Jasa Raharja Jamin Santunan Korban Kecelakaan di Tol Cipali KM 113, Subang
NewsQQ, SUBANG - Musibah kecelakaan kembali terjadi pada Minggu pagi hari ini (1/12) sekitar pukul 05.00 WIB di Tol Cipali KM 113 Jalur B Kp. Haniwung, Ds. Gembor, Kab. Subang. Dari kejadian kecelakaan tersebut mengakibatkan 6 korban meninggal dunia dan 1 korban luka berat.
Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Amos Sampetoding menyampaikan prihatin dan belasungkawa atas musibah kecelakaan tersebut, Amos memastikan bahwa korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017, bagi korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dimana korban dirawat, dengan biaya perawatan maksimum Rp.20.000.000,- serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp1.000.000,- dan Ambulans maksimum sebesar Rp 500.000,-. Sedangkan untuk seluruh korban meninggal dunia masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp.50.000.000,-," terang Amos.
Menindaklanjuti kejadian ini, Jasa Raharja yang telah menerima informasi kejadian kecelakaan langsung berkoordinasi dengan Polres Subang dan RSUD Ciereng Subang untuk proses pendataan korban serta ahli warisnya, serta menerbitkan Surat Jaminan Biaya Rawatan bagi korban luka-luka. Amos menambahkan “Kami masih terus berkoordinasi secara aktif dengan pihak Kepolisian dan Rumah Sakit agar proses penjaminan korban dapat berjalan dengan lancar serta aktif memonitor kondisi perkembangan korban luka, sedangkan bagi korban meninggal dunia setelah diketahui identitas dan ahli warisnya akan segera diproses penyerahan santunannya sesuai domisili korban/ahli waris pada kesempatan pertama”.
hawaiqq | dewa poker | poker online | judi online | poker dewa | domino qiu qiu | poker terpercaya | poker online terpercaya
Jasa Raharja adalah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjalankan amanah Undang- Undang No.33 dan 34 Tahun 1964. Undang-Undang No.33 mengatur Tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan Penumpang, sedangkan Undang-Undang No.34 adalah Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan.
Tugas pokok Jasa Raharja yakni menyerahkan Santunan Kecelakaan. Bagi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Darat, Laut dan Udara sebagaimana yang diatur pada Undang-Undang tersebut.
Lebih lanjut Amos Sampetoding mengatakan “kami terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan, hal ini dibuktikan selama periode sampai dengan Oktober tahun 2019 lebih dari 80% korban Meninggal Dunia di tempat kejadian dapat dibayarkan kurang dari 2 hari, sehingga apabila di rata rata penyerahan Santunan bagi korban meninggal dunia dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 19 jam.
DPR Sebut Majelis Taklim Harus Terdaftar di Kemenag Berlebihan dan Bisa Bebani Presiden
NewsQQ, JAKARTA - Wakil Ketua DPR fraksi Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menilai aturan mengenai majelis taklim yang harus terdaftar di Kementerian Agama (Kemenag) merupakan sesuatu yang berlebihan.
Aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Agama (Permenag) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim.
"Kalau menurut saya, pribadi bahwa serifikasi majelis taklim itu terlalu berlebihan. Majelis-majelis taklim ini kan di kampung-kampung, di daerah-daerah, itu sebenarnya banyak untuk menjaga silaturahmi," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/12/2019).
Menurut Sufmi Dasco, aturan tersebut harus melalui kajian-kajian yang matang, karena itu merupakan isu sensitif.
Ia mengatakan jangan sampai aturan itu justru malah membebani Presiden Jokowi.
Sufmi Dasco menambahkan, Presiden tidak boleh terlalu dibebani dengan hal-hal yang sebenarnya bisa diatasi di level dibawahnya.
dewa poker online situs judi online | domino online | judi online terpercaya | poker terpercaya | domino qiu qiu | judi poker |
"Oleh karena itu mungkin kalau saya usulkan supaya tidak terjadi gejolak lebih baik Permenag itu dikaji ulang," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Agama menerbitkan Peraturan Menteri Agama (Permenag) Nomor 29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim.
Kewajiban majelis taklim terdaftar di Kemenag tertuang dalam Pasal 6 ayat (1) PMA 29/2019 tentang Majelis Taklim. Ketentuan ini berbunyi, Majelis Taklim sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 harus terdaftar pada kantor Kementerian Agama.
Pemerhati Transportasi Pertanyakan Sikap Anies Baswedan Beri Izin Reuni 212 Digelar di Monas
NewsQQ, JAKARTA - Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan mengaku heran mengapa aksi reuni 212 selalu digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Senin (2/12/2019).
Menurutnya, acara tersebut dapat digelar di tempat lain atau direlokasi.
Alasan Tigor, Monas diperuntukkan sebagai tempat rekreasi ataupun olahraga masyarakat Jakarta.
"Saya sebagai warga Jakarta terganggu dengan penempatan lokasinya, saya nggak terganggu dengan acaranya. Bisa dong itu direlokasi ke tempat lain. Pindah misalnya ke Senayan, GBK (Gelora Bung Karno), atau di lapangan di Jakarta Utara yang mau dibangun stadion," ujar Tigor, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (2/12/2019).
Selain itu, Ketua Forum Warga Kota Jakarta (FAKTA) tersebut juga mempermasalahkan hari pelaksanaan acara reuni 212 yang jatuh pada hari Senin.
judi domino | judi domino online | qiu qiu online | daftar poker
Tigor mempertanyakan izin yang diberikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lantaran lalu lintas di Jakarta pada hari Senin terbilang padat dan macet.
"Saya pertanyakan kok itu pak Gubernur kasih ijin. Kan dia harus memikirkan betul bahwa itu hari senin. Hari senin dan jumat itu Jakarta macetnya minta ampun. Pagi dan sore. Itu awal pekan dan akhir pekan," kata dia.
Tigor mengatakan Anies juga harus mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan saat acara reuni 212, seperti parkir sembarangan di jalanan yang menimbulkan kemacetan.
"Akhirnya mengganggu kan kegiatan publik. Belum lagi parkir sembarangan di badan jalan, bikin macet. Saya pertanyakan sikap Gubernur," tandasnya.
Diketahui, acara Reuni 212 digelar di Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019). Acara ini rencananya digelar sejak pukul 03.00-12.00 WIB. Rangkaian acara ini diisi mulai dari pukul 03.00 WIB dengan melaksanakan salat tahajud.
Aksi 2 Desember atau yang disebut juga Aksi 212 dan Aksi Bela Islam III merujuk pada kegiatan 2 Desember 2016 di Jakarta, Indonesia.
Dimana ketika itu, sedikitnya ribuan massa menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif kala itu Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama.
Dihadiri sejumlah tokoh
Reuni Akbar 212 dilaksanakan pada hari ini, Senin (2/12/2019) di Kawasan Monas, Jakarta Pusat.
Reuni tersebut dimulai sejak pukul 03.00 WIB dan berakhir pukul 08.30 WIB
Sejumlah tokoh menghadiri acara Reuni Akbar 212 tahun ini.
Seperti dilansir dari tayangan Kompas TV Live, Senin (2/12/2019) sejumlah tokoh terlihat menghadiri dan berada di depan panggung utama.
Tokoh yang menjadi sorotan adalah Gubenur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
Ia terlihat menghadiri acara Reuni 212 dengan mengenakan pakaian dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS) berwarna cokelat dan dilengkapi peci berwarna hitam.
Anies Baswedan datang ke acara Reuni Akbar 212 pukul 06.15 WIB melalui pintu VIP Monas.
Selain itu terlihat Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid yang datang dan duduk di barisan panggung utama.
Ia terlihat mengenakan baju putih, dengan mengenakan peci hitam serta sorban putih.
Anggota DPR-RI, Fadli Zon juga nampak menghadiri acara Reuni 212.
Melalui laman Twitter-nya, @Fadlizon, ia mengunggah beberapa video dan foto ketika ia datang di acara Reuni 212.
Fadli Zon nampak datang dengan memakai baju putih, mengenakan peci hitam serta sorban berwarna hijau.
Politisi Partai Keadilan Sejahtera, Mardani Ali Sera juga nampak hadir dalam acara Reuni 212.
Hal ini diketahui melalui postingan fotonya di laman media Twitter @MardaniAliSera.
Selain itu, juga terlihat Ketua Persaudaraan 212, Slamet Maarif, Ketua GNPF Yusuf Martak, Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis, Ketua Panitia Awit Masyhuri.
Mereka semua nampak mengenakan pakaian bernuansa putih.
Sebelumnya dilansir dari Kompas.com, Ketua Ketua Reuni Akbar 212, Awit Masyhuri memperkirakan, akan ada satu juta orang yang hadir dalam acara Reuni Akbar 212 di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019).
Awit menyebutkan, massa yang akan hadir bukan hanya dari Jakarta .
“Iya kalau satu juta Insya Allah ada karena dari berbagai kota pun jamaah datang. Ada yang dari Lampung, Aceh, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan lain-lain,” ucap Awit saat dihubungi, Minggu (1/12/2019).
Ia juga mengatakan acara Reuni Akbar 212 dilaksanakan untuk memperkuat dan mempererat persatuan umat Islam.
Selain untuk mempererat persatuan umat Islam, acara ini hadir untuk mempekukuh persatuan bangsa Indonesia
Dalam acara Reuni Akbar 212 tahun ini, mengangkat tema tema keselamatan negeri dan menyikapi penistaan agama yang masih terjadi di Indonesia.
Harapanya dengan acara ini, dan dengan doa dari seluruh umat, tidak ada lagi penista agama di Indonesia
"Tentunya kami doa keselamatan negeri dan kami menyikapi penistaan agama yang masih terjadi di negeri ini. Dari 2016 seperti itu sudah jangan ada penista agama lagi," tegas Awit.
Sementara itu, Pihak kepolisian memperkirakan kegiatan Reuni 212 dihadiri oleh massa dari wilayah Jakarta dan sekitarnya.
"Tidak ada peserta dari luar kota, paling luar kotanya dari sekitar Jakarta saja, seperti Tangerang," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Jakarta, Minggu (1/12),
Yusri mengatakan, pihak kepolisian sudah berkoordinasi dengan panitia pelaksana untuk menjamin kegiatan Reuni 212 berjalan dengan damai.
"Hasil koordinasi kami dengan panitia, kita sudah sepakat semuanya bahwa pelaksanaan kegiatan ini harus berjalan dengan damai, tanpa ada sesuatu apapun.
Insya Allah sampai pada pagi hari nanti kegiatan ini akan berjalan dengan baik," tuturnya.
Untuk menjamin agar kegiatan tersebut berjalan dengan lancar, aman, dan tertib, kata dia, sebanyak 9.239 personel gabungan TNI-Polri telah disiapkan untuk mengamankan jalannya kegiatan Reuni 212.
"Jumlah kekuatan 9.239 personel TNI-Polri kita persiapkan. Dari personel ini nanti akan menempati 7 sektor yang sudah kita petakan," ujar Yusri.
Pada kesempatan yang sama, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Wahyu Hadiningrat mengingatkan kepada seluruh petugas yang diturunkan untuk mengamankan Reuni 212 dengan tidak membawa senjata.
"Seperti biasa saya ingatkan tidak ada yang menggunakan senjata tajam, sudah dicek masing-masing komandannya. Semuanya laksanakan dengan simpatik dan humanis," ujarnya.
| situs judi online terpercaya | judi poker online terpercaya | domino qiu qiu online | uang online | judi online | dewa poker online situs judi online | domino online | judi online terpercaya |
Wahyu juga meminta seluruh petugas keamanan membantu masyarakat yang hadir dalam kegiatan ini karena ada kemungkinan massa yang datang namun tidak mengetahui letak kegiatan.
"Dalam kegiatan ini saya minta rekan-rekan sekalian membantu masyarakat yang akan melaksanakan kegiatan, di mana nanti yang akan datang tidak semua paham atau tahu di mana letak kegiatan.
Untuk itu yang bertugas di sekeliling area ini mengarahkan, karena pintu masuknya ada tiga mulai dari Istiqlal, Gambir, dan Kedutaan Amerika. begitu juga saat kembalinya, tolong diarahkan," imbuhnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)









