Tuesday, November 5, 2019
Mata Bisa Melirik Usai Disiram Air Keras, Novel Baswedan Tanggapi Tudingan Kasusnya Hanya Rekayasa
NewsQQ - Dua tahun sudah kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan bergulir.
Namun sampai saat ini, kasus tersebut belum juga menemui titik terang.
Pelaku penyiraman air keras bahkan belum juga berhasil diungkap.
Penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan terjadi pada Selasa 11 April 2017 lalu.
Melansir dari Kompas.com, Saat itu Novel sedang berjalan menuju rumahnya setelah menjalankan shalat subuh di Masjid Jami Al Ihsan, Kelurahan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Cairan itu tepat mengenai wajah Novel. Kejadian itu berlangsung begitu cepat sehingga Novel tak sempat mengelak.
Tak ada seorang pun yang berada di lokasi saat peristiwa penyiraman itu terjadi. Novel juga tak bisa melihat jelas pelaku penyerangannya.
Novel kemudian dibawa ke Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Pada sore harinya, Novel dirujuk ke Jakarta Eye Center (JEC) di Menteng, Jakarta Pusat, untuk perawatan dengan alat yang lebih memadai.
Kabar mengenai teror yang dialami Novel kemudian beredar luas di masyarakat.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)


No comments:
Post a Comment